June 17, 2011

Google Chrome Cr-48

Sebagai raksasa mesin pencari, saingan Google sebenarnya tinggal Microsoft Bing. Di sistem operasi gadget, Android sudah mulai menggeser Symbian dan Windows Phone. Tetapi nampaknya Google tidak puas hanya sampai disitu, sekarang mereka hadirkan laptop high-end dengan sistem operasi Chrome OS.

Sejak akhir 2010 lalu, rumor mengenai Chrome Cr-48 sudah ramai di Internet. Situs teknologi seperti CNET, TechCrunch sudah menulis pre-view. Sekitar Pebruari 2011, rilis uji coba Chrome CR-48 sudah diriview.



Desain:
Desain Cr-48 nampak "jadul", warna hitam kusam, sangat kontras dengan desain laptop Apple MacBook yang kinclong. Mungkin karena ini rilis uji coba, Google balum memaksimalkan desainnya.

Setup:
Satu keunggulan Cr-48 adalah mudahnya setup. Begitu layar dibuka, Cr-48 akan langsung menyala tanpa perlu menekan tombol power. Panduan untuk menggunakannya akan ditampilkan ketika pertama kali dinyalakan.

Mouse dan keyboard:
Keyboard Cr-48 dilengkapi tombol pecarian, fitur yang belum umum ditemui pada laptop lainnya. Mungkin salah satu fitur yang akan menjadi standar dimasa mendatang. Presisi mouse sangat buruk. Si tikus sering meloncat, tidak tepat sasaran ketika double klik.

Chrome OS:
Sistem operasi Chrome OS sebenarnya dimaksudkan untuk pengguna yang lebih banyak berselancar di Internet ketimbang mengakses bekerja ofline. Mengedit file online, berselancar, berkirim email dan lain-lain. Tapi tidak cocok untuk pengguna yang banyak bekerja ofline, misalnya desainer grafis tidak maksimal menggunakan Chrome OS untuk bekerja dengan Photoshop.

Via: TechCrunch
Informasi Chrome OS: Chrome OS blog

0 comments:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More